4 Selebriti Jepang yang Mengkampanyekan Kegiatan Ramah Lingkungan

Kalau ngomongin Jepang sepertinya gak akan ada habisnya. Dari mulai budaya disiplinnya dalam menjaga lingkungan, tempat wisata, hingga orang-orangnya yang terkenal memiliki segudang karya, tak heran banyak inspirasi bermunculan dari negeri Sakura tersebut.

Ngomongin tentang karya, inspirasi, dan lingkungan. Beberapa idola masyarakat Jepang berikut ini aktif mengkampanyekan lingkungan lewat karya-karyanya :

  1. Perfume (Grup Musik)

Perfume adalah grup penyanyi yang terdiri dari tiga orang wanita asal jepang. Trio yang memiliki aliran tekno pop ini berasal dari Prefektur Hiroshima yang dibentuk pada tahun 2001. Meskipun di Indonesia tidak setenar AKB48 yang bahkan ada JKT48 di Jakarta, namun Perfume memiliki perbedaan yang unik jika dibandingkan dengan grup-grup lainnya.

Selain fokus pada musik beraliran tekno pop, penampilan panggung mereka pun selalu didukung dengan aksi-aksi yang artistik dan futuristik. Mulai dari kostum yang mereka kenakan, koreografi, setting panggung, tata lampu, hingga konsep penampilan yang tak jarang membuat takjub yang menyaksikannya.

Keunikan lainnya ada pada salah satu lagu yang dinyanyikan oleh Perfume yang berjudul “Polyrhythm” yang digunakan dalam kampanye daur ulang oleh perusahaan penyiaran di Jepang. Kampanye ini salah satunya menyampaikan tentang 3R yaitu Reuse, Reduce, Recycle.

  1. Kato Tokiko (Penyanyi/ Voice Actor)

Penggemar animasi Jepang pasti tahu dong film Porco Rosso yang diproduksi oleh Studio GHIBLI di Jepang. Film keluaran tahun 1992 ini menceritakan petualangan seorang pilot perang dunia pertama yang berubah menjadi babi karena suatu kejadian misterius.

Film yang masuk untuk semua usia ini juga pernah mendapatkan berbagai penghargaan internasional loh, salah satunya adalah  Mainichi Film Awards untuk kategori Best Animation Film dan Best Film Score.

Lalu apa hubungannya Kato Tokiko, Porco Rosso, dan Lingkungan?

Ternyata, selain sebagai penyanyi Kato Tokiko rupanya berperan sebagai salah satu pengisi suara di Film Porco Rosso. Selain itu juga Kato Tokiko juga pernah menjabat sebagai Goodwill ambassador of United Nations Environment Programme (UNEP) dan pernah berkunjung ke Borneo Indonesia sebagai duta UNEP loh.

Konsistensinya dalam konservasi lingkungan membuatnya menjadi Councilor of World Wide Fund for Nature (WWF) Japan. Wah wah keren ya!.

  1. Sakamoto Ryuichi (Musisi)

Pria Jepang kelahiran 17 Januari 1952 ini sangat terkenal dengan segudang karyanya di dunia musik. Ia dikenal sebagai seorang musisi, komposer, produser rekaman, pianis, penulis, aktor, dancer, juga aktivis lingkungan.

Salah satu penghargaan yang diraihnya yaitu sebagai komposer film dan memenangkan Academy Award, BAFTA, Grammy, dan dua Golden Globe Awards, dan telah menerima tiga nominasi BAFTA dan empat nominasi Golden Globe. Selain segudang karya dan penghargaan, Sakamoto juga aktif sebagai pegiat lingkungan, tidak tanggung-tanggung ia adalah Leader of forest preservation group ‘more trees’.

Pada Juli 2007, Sakamoto bersama ke empat rekannya mendirikan More Trees dengan misi untuk mengadvokasi pertumbuhan dan pemeliharaan untuk penghijauan alami.

  1. Sakurai Kazutoshi (Musisi)

Sakurai Kazutoshi yang merupakan salah satu personil grup musik Mr.Children asal Jepang adalah sosok musisi ke-4 yang tidak hanya berkiprah di dunia musik, tapi juga lingkungan.  Dalam bidang musik sendiri, Sakurai adalah vokalis dan juga gitaris Grup Mr.Children, selain itu ia pun berperan sebagai produser dan penulis, hampir seluruh lagu Mr.Children adalah buah karya tulisannya.

Pada Juni 2003, Sakurai membantu pendirian AP Bank yang merupakan Organisasi pemberi pinjaman atau pemodal bagi pembiayaan proyek konservasi lingkungan hidup dan pengembangan energi terbaharui di Jepang.

Wah keren-keren kan?:D

Gak mau kalah dengan para idola masyarakat Jepang, Greeneration Foundation akan mengadakan kegiatan “Eco-Fundraising Night With Japanese Music & Culture” yang memadukan antara musik, kebudayaan jepang, dan isu lingkungan di Kota Bandung pada 25 Februari 2017 DI Kitchen Street, Bandung.

Berkolaborkasi dengan Japanese Station kegiatan ini tentunya cocok buat kamu yang suka banget sama Jepang dan segala seuatunya. Pastikan kamu ikutan ya!.

DAFTAR “Eco-Fundraising Night With Japanese Music & Culture” DI SINI : bit.ly/PendaftaranEcoFundraisingNight

Leave a Reply

Your email address will not be published.