Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Yes, tanggal 5 Juni di momentumkan sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, beragam kegiatan pun dilakukan ditanggal tersebut, mulai dari aksi menanam pohon, workshop, seminar, lomba bersepedah, hingga long march dilaksanakan. Tapi sebenarnya Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu apa? Lalu apa bedanya dengan Hari Bumi ataupun Hari Lingkungan lainnya?

Jika kita mengutip dari wikipedia, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan Lingkungan yang postif bagi perlindungan alam dan planet Bumi. Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini di adakan sejak tahun 1972 dan ditetapkan oleh Majelis Umum PBB. Hari Lingkungan didasarkan dari Konferensi PBB mengenai Lingkungan hidup yang diselenggarakan pada 05 Juni 1972 di Stockholm, sehingga tanggal konferensi tersbeut ditetapkan sebagai Hari Lingkungan hidup Sedunia. Pada konferensi tersebut, Indonesia pun terlibat yang diwakilkan oleh Prof. Emil Salim yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bappenas. Lalu apa bedanya dengan hari lingkungan lainnya? seperti Hari Bumi misalnya?

Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang pertama kali dicetuskan pada tahun 1972 tersebut, sebenarnya merupakan rangkaian kegiatan lingkungan dari dua tahun sebelumnya ketika seorang senator Amerika Serikat Gaylord Nelson menyaksikan betapa kotor dan cemarnya bumi oleh ulah manusia, maka ia mengambil prakarsa bersama dengan LSM untuk mecurahkan satu hari bagi usaha penyelamatan bumi dari kerusakan. Maka pada tanggal 22 April 1970 Garlord Nelson memproklamasikan Hari Bumi (Earth Day), sehingga tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day).

Jadi ternyata, sebenarnya tidak ada bedanya Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan hari lingkungan lainnya, hanya saja Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersifat lebih resmi dan diperingati oleh masyarakat dan pemerintah diseluruh dunia. Jika dilihat tujuannya kedua peringatan hari tersebut pun yaitu sama sama untuk menggugah kepedulian manusia dan masyarakat pada lingkungan hidup yang cenderung semakin rusak.

 

Sumber:
  • Gambar – satubahasa.com
  • Malahayati.ac.id
  • Wikipedia.org
  • Enviroment Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.